Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah di dalam UMKM Kepripunyecerite telah menerapkan Pengendalian Internal .Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah UMKM Kepripunyecerite telah menerapkan sistem pengendalian internal untuk transaksi pembayaran dan persediaan menggunakan QRIS dari beberapa bank sesuai lokasi distribusi dan jenis transaksi. Pengendalian internal dilakukan melalui beberapa langkah, seperti rekonsiliasi kas harian, penyetoran hasil penjualan tunai secara bulanan, manajemen stok minimum, dan pengeluaran kas berdasarkan laporan stok opname bulanan. Namun, pengendalian internal belum optimal karena pemilik masih menangani fungsi keuangan dan belanja langsung, sehingga berpotensi terjadi penggunaan dana usaha untuk kepentingan pribadi. UMKM ini juga menerapkan sistem pengendalian persediaan dengan melakukan stok opname bulanan, laporan persediaan, koordinasi dengan bagian desain, pemesanan bahan baku, dan produksi sesuai kebutuhan. Namun, idealnya stok opname dilakukan oleh pihak yang tidak terlibat langsung dengan persediaan agar lebih efektif.
Copyrights © 2024