Penelitian ini mengkaji pengaruh variabel pendapatan, tingkat pendidikan, dan sosialisasi terhadap kemampuan masyarakat dalam berwakaf di Yayasan Al-Bayan Pangkalan Kerinci. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendapatan, tingkat pendidikan, dan sosialisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan masyarakat untuk berwakaf. Variabel pendapatan dengan nilai statistik 2,414 dan p-value 0,016 menunjukkan bahwa semakin tinggi pendapatan masyarakat, semakin besar kemampuan mereka untuk berwakaf. Variabel tingkat pendidikan dengan nilai statistik 1,996 dan p-value 0,046 menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin besar kemampuan masyarakat untuk berwakaf. Variabel sosialisasi dengan nilai statistik 1,996 dan p-value 0,000 menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat sosialisasi, semakin besar kemampuan masyarakat untuk berwakaf. Penelitian ini juga menyoroti peran strategis ekonomi syariah dalam pengembangan wakaf di Yayasan Al-Bayan Pangkalan Kerinci melalui pengelolaan aset wakaf secara produktif dan kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah. Yayasan Al-Bayan Pangkalan Kerinci memiliki potensi besar dalam mengembangkan ekonomi syariah melalui pemanfaatan aset wakaf seperti tanah dan bangunan secara produktif serta kemitraan strategis dengan lembaga keuangan syariah. Saran yang diberikan meliputi peluncuran program pendidikan keterampilan yang relevan dengan industri lokal dan pembentukan kelompok kerja sama masyarakat untuk mendukung pengembangan usaha mikro serta pengentasan kemiskinan.
Copyrights © 2024