Retinopati diabetik adalah komplikasi diabetes melitus dalam jangka waktu panjang yang ditandai dengan rusaknya mikrovaskular pada retina. Retinopati diabetik merupakan komplikasi yang paling penting karena memiliki insiden yang sangat tinggi, mencapai 40-50% pada pasien diabetes, dan memiliki efek yang sangat buruk untuk penglihatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran derajat keparahan, kadar glukosa, lama pasien menderita DM, jenis kelamin, usia, tekanan darah, dan profil lipid pada penderita DM tipe 2 dengan kejadian retinopati diabetik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder pasien retinopati diabetik yang tercatat di rekam medik. Berdasarkan faktor resiko kadar glukosa darah puasa terbanyak tidak terkontrol (65,6%), tidak ada perbedaan berdasarkan lama pasien menderita DM tipe 2 antara durasi < 8 tahun dan ≥ 8 tahun, menurut jenis kelamin terbanyak pada perempuan (53,1%), menurut usia terbanyak pada usia ≥ 45 tahun (68,8%), menurut tekanan darah lebih banyak terkontrol (71,9%), menurut profil lipid lebih banyak pada profil lipid tidak terkontrol (78,1%). Faktor risiko retinopati diabetik terdapat lebih banyak pada glukosa darah dan tekanan darah terkontrol, perempuan, usia ≥ 45 tahun, tidak terdapat perbedaan durasi lama pasien menderita DM, dan profil lipid tidak terkontrol.
Copyrights © 2025