Fenomena terjadinya fraud di Indonesia di berbagai sektor menjadi suatu hal yang berdampak signifikan terhadap perekonomian negara dan kesejahteraan umum. Tindakan fraud yang terbesar di Indonesia adalah korupsi di berbagai sektor. Sulitnya mencegah dan mengungkapkan tindakan korupsi memicu timbulnya berbagai cara dalam memberantas hal tersebut. Salah satu cara yang dapat dioptimalkan adalah peran akuntan forensik dalam melakukan deteksi pencegahan terjadinya korupsi melalui analisis teori fraud pentagon melalui tekanan (pressure), peluang (opportunity), rasionalisasi (razionalitation), kemampuan (competence) dan arogansi (arrogance). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan studi literatur. Objek pada penelitian ini adalah data sekunder yang berupa kasus terjadinya fraud dalam bentuk korupsi. Hasil penelitian ini menunjukan adanya Akuntan Forensik dan optimalisasi dengan menggunakan analisis fraud pentagon menjadi salah satu upaya pencegahan (preventif) tindak kecuangan berupa korupsi di Indonesia. Akuntan Forensik dapat menemukan petunjuk awal terjadinya fraud dalam suatu organisasi atau instansi, dan dapat membantu kepolisian untuk penyelesaian kasus-kasus hukum dengan mengumpulkan bukti dan barang bukti untuk proses pengadilan, kreatif dalam menerapkan teknik investigative
Copyrights © 2023