Accounting Analysis Journal
Vol 2 No 3 (2013): August 2013

ANALISIS PERBEDAAN PRINSIP KONSERVATISME AKUNTANSI DALAM PENERAPANNYA DI IFRS

Hikmah, Luthfiany (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Aug 2013

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan konservatisme akuntansi sebelum dan setelah penerapannya diganti dengan konsep prudence mulai tahun 2010 pada perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2011. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 150 perusahaan dan sampel yang diperoleh adalah 32 unit perusahaan selama dua tahun berturut-turut. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji normalitas dan uji t sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan konservatisme akuntansi pada empat indikator laba abnormal* yang digunakan sebagai dasar pengukuran akuntansi konservatif, yaitu kebalikan piutang dagang abnormal (INVRPDA)*, kebalikan sediaan abnormal (INVRSDNA)*, utang dagang abnormal (UDA) dan utang lancar selain utang dagang abnormal (ULUDA).. Sedangkan untuk satu indikator pengukuran konservatisme akuntansi yaitu depresiasi abnormal (DEPA) diketahui bahwa terdapat perbedaan antara sebelum dan setelah akuntansi konservatif tidak diterapkan lagi dalam IFRS The purpose of this research was to analyze differences in accounting conservatism before and after the application is replaced with prudence concept began in 2010 on manufacturing companies listing on the Indonesia Stock Exchange in 2008-2011. The population consists of 150 companies and the samples obtained are 32 units of the company for two consecutive years. Hypothesis testing is done to test for normality and a paired sample t test. The results showed that there were no differences in accounting conservatism on four indicators of conservative accounting measurement, which is the opposite of accounts receivable abnormal (INVRPDA), reverse abnormal dosage (INVRSDNA), abnormal trade debt (UDA) and current debt payable in addition to abnormal (ULUDA). While the indicator for the measurement of accounting conservatism abnormal depreciation (DEPA) note that there is a difference between before and after conservative accounting is not applied again in IFRS

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

aaj

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Accounting Analysis Journal is a peer-reviewed international journal contains theoretical as well as empirical studies regarding the Financial and Capital Market Accounting, Auditing, Accounting Information Systems, Management Accounting, Taxation, Public Sector Accounting, Islamic Accounting and ...