Tanaman manggis mengandung senyawa α-Mangostin yang merupakan senyawa turunan dari senyawa Xanton. α-Mangostin memiliki banyak aktivitas salah satunya adalah antibakteri. Kekurangan senyawa α-Mangostin yaitu stabilitas yang kurang baik, karakteristik yang sensitif dan mudah teroksidasi. Sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut dibuatlah sistem penghantaran nanopartikel dengan menggunakan variasi kitosan dan TPP sebagai polimer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan formulasi dan karakterisasi nanopartikel α-Mangostin dari kulit buah manggis dengan variasi kitosan-TPP sebagai polimer dan menentukan formula terbaik dari nanopartikel α-Mangostin dengan variasi kitosan-TPP sebagai polimer. Pada penelitian ini dilakukan formulasi nanopartikel kosong dengan variasi kitosan yaitu F1, F2 dan F3 adalah 1,4 mg/mL; 2,8 mg/mL, dan 5,6 mg/mL. Kemudian α-Mangostin diformulasikan kedalam nanopartikel dengan variasi konsentrasi diantaranya F1, F2 dan F3 adalah 0,0125 mg/mL; 0,0250 mg/mL; dan 0,0500 mg/mL menggunakan metode gelasi ionik. Selanjutnya, nanopartikel dievaluasi meliputi ukuran partikel, indeks polidispersitas dan efisiensi enkapsulasi. Formula terbaik nanopartikel yang dihasilkan yaitu pada F1 dengan konsentrasi kitosan 1,4 mg/mL; TPP 1,47 mg/mL; dan α-Mangostin 0,0125 mg/mL dengan ukuran partikel yaitu 813 nm ± 0,818 dan indeks polidispersitas 0,604 ± 0,004 serta efisiensi enkapsulasi sebesar 94,565% ± 0,563. Hal ini menunjukkan bahwa isolat α-Mangostin berhasil terenkapsulasi dalam sistem pembawa nanopartikel dan diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan hayati obat.
Copyrights © 2024