Penelitian ini menganalisis perubahan dalam praktik dan pengawasan audit sejak skandal Enron tahun 2001, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis interpretasi dan melihat bagaimana kasus Enron berdampak pada reformasi sistem audit, termasuk undang-undang Sarbanes-Oxley dan PCAOB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar pelaporan keuangan telah berubah secara signifikan, auditor telah memperoleh lebih banyak kebebasan, dan otoritas yang lebih besar untuk mengawasi dan melaporkan Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa teknologi, khususnya AI, sangat penting untuk memodernisasi praktik audit dan mencegah kecurangan. Meskipun aturan dan praktik audit telah berkembang secara signifikan, evaluasi dan pembaruan terus-menerus diperlukan untuk mengatasi masalah fraud di masa depan.
Copyrights © 2024