Latar belakang : Kurangnya agility pada atlet PB ITKES WHS menjadi salah satu faktor penyebab turunnya performa atlet dan meningkatkan terjadinya resiko cedera. Badminton memiliki karakteristik permainan yang cepat dan eksplosif, sehingga membutuhkan agility yang baik. Tujuan : untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian shadow exercise terhadap perubahan tingkat agility pada atlet PB ITKES WHS. Metode : penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental one group pre-post test design. Jumlah sampel sebanyak 10 orang yang diberikan shadow exercise dengan frekuensi 10x2 set / 30 detik, dilakukan 3 kali seminggu dalam 6 minggu. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur tingkat agility ada lah t test agility. Hasil : diperoleh hasil uji statistik dengan menggunakan uji paired sampel t-test menunjukkan nilai mean pre test sebesar 10.9 sedangkan post test 9.47 dengan standar deviasi pre test 0.74 dan post test 0.55 dengan nilai signifikan (2-tailed) 0,001. Nilai p < 0,05 yang artinya ada pengaruh pemberian shadow exercise terhadap perubahan tingkat agility. Kesimpulan : pemberian shadow exercise berpengaruh terhadap agility pada atlet PB ITKES WHS.
Copyrights © 2025