Perkembangan algoritma kriptografi ditandai dengan beragamnya jenis-jenis algoritma kriptografi yang dapat digunakan dalam enkripsi dan dekripsi, seperti algoritma Elgamal dan Merkle-Hellman-Knapsack. Algoritma Elgamal didasarkan pada logaritma diskrit, sedangkan algoritma Merkle-Hellman-Knapsack didasarkan pada kurva aljabar eliptik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan performa algoritma Elgamal dan Merkle-Hellman-Knapsack dalam melakukan enkripsi dan dekripsi pesan teks. Analisis perbandingan dalam penelitian ini dilakukan dengan mengukur beberapa parameter, yaitu penggunaan memori Resident Set Size (RSS), penggunaan Central Processing Unit (CPU), ukuran ciphertext hasil enkripsi, dan waktu eksekusi. Penelitian dilakukan menggunakan 11 data plaintext dengan ukuran beragam. Hasil pengujian menggunakan ukuran plaintext 10.000 bytes pada metode Elgamal sebesar 51.114 bytes, sedangkan menggunakan metode Merkle Hellman Knapsack hanya sebesar 34.982 bytes. Sementara itu, plaintext 100.000 bytes menggunakan metode Elgamal menghasilkan ciphertext sebesar 511.216 bytes dan Merkle Hellman Knapsack menghasilkan ciphertext sebesar 348.138 bytes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua algoritma dapat digunakan untuk mengamankan pesan teks, namun algoritma Elgamal lebih sesuai digunakan untuk sistem dengan keterbatasan memori dan CPU.
Copyrights © 2025