Geoscience Journal
Vol 8, No 3 (2024): Padjadjaran Geoscience Journal

EVALUASI PENYEBARAN KUALITAS BATUBARA MENGGUNAKAN KRIGING DAN ANALISIS VARIANSI; STUDI KASUS MUARA WAHAU, KALIMANTAN TIMUR

Nurdrajat, Muhammad Kurniawan Alfadli, Reza Moh. Ganjar Gani, Fatima Riesma Khansa, (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Feb 2025

Abstract

Kualitas batubara merupakan parameter utama dalam pengolahan dan pemanfaatan bahan galian. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebaran kualitas batubara dan memberikan informasi keberadaan lapisan batubara. Keberadaan batubara yang berpotensi di Indonesia salah satunya berada di Provinsi Kalimantan Timur. Daerah penelitian secara regional berada pada Cekungan Kutai, Formasi Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur. Terbentuk pada kala Oligosen Akhir – Miosen Awal. Pada penelitian ini batubara terdapat dua lapisan yakni Lapisan A dan Lapisan B, dengan ketebalan berkisar 0,03 m - 24,37 m. Hasil pengamatan formasi ini menunjukkan pembawa batubara terletak pada satuan batupasir dan batulempung Wahau. Berdasarkan data bawah permukaan dan data laboratorium untuk menentukan sebaran kualitas batubara daerah penelitian ini menggunakan peta isoquality dan parameter kualitas batubara. Hasil analisis sebaran kualitas relatif merata dengan sebaran pada setiap lapisan batubara yang memiliki kecenderungan meningkat kearah bagian Utara daerah penelitian dengan nilai 3438 - 5425 Cal/g menjadi 3692 - 5343 Cal/g dengan diikuti penurunan kadar abu 3,94% menjadi 3,84 %. Pada Rank Batubara berdasarkan panduan ASTM (1993) jenis batubara pada Lapisan A dan Lapisan B adalah Lignite pada bagian Selatan dan Sub-bituminus pada bagian Utara daerah penelitian. Pada lingkungan pengendapanya, semakin ke arah timur semakin tinggi, termasuk kepada lingkungan darat dan tidak dipengaruhi oleh air laut, karena memiliki nilai total sulfur <1% Lapisan A (0,15 adb) dan Lapisan B (0,14 adb). Estimasi sumberdaya dilihat berdasarkan hasil analisis struktural, estimasi dengan metode kriging pada SGeMS Batubara di daerah penelitian berperingkat sub-bituminus C dengan densitas relatif 1,3 ton/ m3. Estimasi total sumber daya adalah 2.98 juta m3 dalam volume dan 3.88 juta ton dalam tonase. Pada batubara peringkat lignite estimasi total sumberdaya batubara di daerah penelitian adalah 1.28 juta m3 dalam volume dan 1.65 juta ton dalam tonase.Kata Kunci: Batubara, Persebaran Kualitas, Sumber daya, Geostatistik, SGeMSABSTRACT

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

geoscience

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Padjadjaran Geoscience Journal adalah suatu jurnal Geologi berskala nasional yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu Geologi. Bidang kajian dalam jurnal ini meliputi Geologi Dinami,Geofisika, Geokimia dan Geothermal, Geomorfologi dan Penginderaan Jauh, Paleontologi, Petrologi dan ...