Proses produksi energi listrik pada industri Pembangkit Listrik Tenaga Uap Kalimantan Barat-1 menghasilkan limbah fly ash dan bottom ash yang dihasilkan dari pembakaran batubara. Limbah ini berpotensi mencemari lingkungan sehingga sangat penting untuk dicari solusi penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mendapatkan prosentase jumlah limbah fly ash and bottom ash yang dihasilkan dibandingkan jumlah batubara yang dibakar; 2) mendapatkan kandungan unsur dan senyawa oksida fly ash dan bottom ash; 3) menentukan potensi pemanfaatan fly ash dan bottom ash. Metode penelitian yang digunakan adalah analisa unsur dan senyawa oksida menggunakan uji X-Ray Fluorescence (XRF), pengamatan di lapangan, wawancara, dan pengumpulan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) fly ash yang dihasilkan sebesar 2,9% dan bottom ash sebesar 1,5% dari berat batubara yang dibakar; 2) fly ash mengandung unsur utama rata-rata Fe 41%, Si 12%, Al 4,9% dan senyawa oksida utama rata-rata CaO 33%, SiO2 19%, Al2O3 7,0 %; bottom ash mengandung unsur utama rata-rata Fe 45%, Si 13%, Al 3,7% dan senyawa oksida utama rata-rata CaO 28%, SiO2 20%, Al2O3 5,3%; 3) Fly ash maupun bottom ash berpotensi untuk dimanfaatkan pada bidang konstruksi, pengolahan limbah, dan diekstraksi unsur berharga dan logam tanah jarang
Copyrights © 2024