PT Kaltim Prima Coal telah melakukan peningkatan Fleet management Systems (FMS) di bulan Juni 2022 untuk mendukung pencatatan dan pengoptimalan aktivitas penambangan. Pengoperasian FMS yang handal dan efisien sangat penting untuk mengoptimalkan produksi dan utilisasi di dalam aktivitas penambangan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang masalah dengan sistem dan operasional yang mengganggu kerja dispatcher dari tidak tercatatnya waktu spotting truck atau zero spotting dan dampaknya pada produktivitas, waktu tempuh dan utilisasi alat serta memberikan masukan terkait konfigurasi alat gali-muat yang optimal. Konfigurasi shovel-truk yang tidak optimal dapat mengakibatkan angka shovel wait atau truck queue menjadi sulit dikontrol. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa tingginya angka zero spotting menyebabkan tingginya angka load rate digger (produktifitas), waktu tempuh, expected idle time (hang), dan rendahnya angka operating time. Keempat faktor tersebut menyebabkan tidak akuratnya perhitungan Dispatch optimalisation systems (DOS) dalam pengaturan flow truck dan dapat mengakibatkan excess truck queue, unused shovel dan tidak optimalnya produksi digger. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan upaya untuk memantau integritas data dengan meningkatkan kesadaran data integrity di kalangan dispatcher dan operator untuk menangani data input yang dibutuhkan untuk perhitungan DOS serta meningkatkan kapasitas perangkat dispatch dan jaringan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa data integrity – zero spotting diatas 85% yang menghasilkan konfigurasi alat gali - muat yang lebih optimal, yang dilihat dari parameter%Operating dan %Ready alat gali yang diatas 80% dengan tetap menjaga angka antrian truk berada dibawah target. Proses peningkatan data integrity merupakan upaya yang berkesinambungan dan sejak bulan Februari 2023, upaya ini menghasilkan peningkatan integritas menjadi 85.9% dan berturut-turut untuk bulan selanjutnya tetap diatas 85%.
Copyrights © 2023