Pabrik Tonasa dioperasikan oleh operator di Central Control Room (CCR) secara kontinyu dalam tiga shift tiap harinya. Operator CCR dituntut harus selalu memantau proses produksi setiap saat sehingga waktu istirahat tidak menentu dan pertukaran personil tiap akhir shift kerja dilakukan di tempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat beban kerja mental operator CCR 5 PT Semen Tonasa. Pengukuran beban kerja dilakukan dengan menggunakan metode National Aeronautics and Space Administration-Task Load Index (NASA-TLX), metode NASA-TLX merupakan suatu metode pengukuran beban kerja secara subjektif berdasarkan rata-rata pembebanan 6 skala dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada shift 1, operator CCR memiliki beban kerja mental sangat tinggi sebanyak 4 orang dan tinggi sebanyak 8 orang. Pada shift 2, operator CCR memiliki beban kerja mental sangat tinggi sebanyak 4 orang dan tinggi sebanyak 8 orang. Pada shift 3, operator CCR memiliki beban kerja mental sangat tinggi sebanyak 6 orang dan tinggi sebanyak 6 orang. Berdasarkan perbandingan indikator dari 6 skala dimensi NASA-TLX yang paling dominan dialami operator CCR diperoleh bahwa pada shift 1 yaitu Indikator Performansi sebesar 21,08%, shift 2 yaitu Indikator Tuntutan Mental sebesar 21,02% dan shift 3 yaitu Indikator Tingkat Usaha sebesar 21,54%.
Copyrights © 2024