Ginjal adalah organ sistem perkemihan yang menjadi salah satu materi pembelajaran anatomi bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Pada proses pembelajaran yang selama ini dilakukan, ada beragam media yang dapat dipakai untuk mempelajari keistimewaan organ ini, salah satunya mempergunakan kadaver jenazah. Kesempatan belajar anatomi tubuh manusia secara langsung merupakan pengalaman langka yang hanya dapat dinikmati saat memiliki status sebagai seorang calon dokter. Melalui pembelajaran dengan media ini, ada banyak hal yang dapat diamati, misalnya topografi, kontur permukaan luar, tampilan irisan bagian dalam, bahkan dapat melakukan pengukuran dimensi ukuran ginjal. Beragam referensi yang pernah dipublikasikan menyatakan adanya variasi ukuran organ ini pada saat diamati ataupun dipelajari. Penelitian deskriptif observational ini bertujuan mendapatkan data hasil pengukuran panjang, lebar dan tebal dari 16 ginjal kadaver jenazah yang dipakai sebagai media pembelajaran di Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Data yang diperoleh akan dipresentasikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasilnya menunjukkan variasi pada panjang, lebar, ataupun tebal ginjal, baik itu sisi kanan ataupun kiri. Secara umum dimensi ginjal memiliki ukuran panjang 106,5 + 1,24 mm, lebar 45,1 + 0,31 mm, dan tebal 2,48 + 0,26 mm. Ginjal kanan lebih panjang daripada ginjal kiri (10,77+1,50 mm 10,53+1,01 mm). Ginjal kiri lebih lebar daripada sisi kontra lateralnya (4,60+0,27 mm 4,42+0,35 mm). Tebal ginjal kiri lebih besar (2,48+0,24 mm 2,47+0,30 mm), tapi rekor ketebalan masih dimiliki oleh ginjal kanan (2,97 mm).Kata kunci: anatomi, dimensi, ginjal, kadaver, pengukuran
Copyrights © 2025