Kantor Camat Payung Sekaki di Pekanbaru, Riau, Indonesia menghadapi tantangan dengan sistem pengaduan masyarakat berbasis kertas yang ada saat ini. Pengaduan yang diterima meliputi masalah administrasi hingga fasilitas umum, dengan rata-rata 10-20 pengaduan per bulan. Proses manual dalam menangani pengaduan ini tidak efisien dan sering menyebabkan keterlambatan, yang berdampak pada kualitas pelayanan. Penelitian ini mengusulkan pengembangan sistem pengelolaan pengaduan berbasis web untuk Kantor Camat Payung Sekaki menggunakan model Waterfall, yang mencakup analisis kebutuhan, desain sistem, pengkodean, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem ini bertujuan untuk mengatasi ketidakefisienan proses yang ada dengan menyediakan pendekatan yang lebih terstruktur untuk mengajukan dan melacak pengaduan, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan masyarakat.
Copyrights © 2024