Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Indonesia dalam menerapkan salah satu agenda pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yakni mobilitas berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan memanfaatkan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi yang diadopsi dari kajian penelitian terdahulu, media massa online dan data resmi pemerintah. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik interaktif model. Triangulasi data yang digunakan berupa triangulasi sumber data untuk menguji validasi data yang didapatkan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan multidimensi dalam merealisasikan konsep mobilitas berkelanjutan. Tantangan yang dihadapi berupa komitmen kebijakan, keterbatasan infrastruktur pendukung, dan sosial. (1) Rendahnya komitmen pemerintah dalam mengimplementasikan kebijakan pengalihan transportasi pribadi menuju transportasi publik menjadi tantangan paling utama. (2) Ketimpangan penyediaan infrastruktur yang memadahi baik kuantitas dan kualitas transportasi publik maupun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjadi alasan keengganan masyarakat beralih pada transportasi berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT). (3) Sebagian besar transportasi publik di Indonesia belum menerapkan aspek inklusivitas. Temuan ini dapat menjadi evaluasi sekaligus masukan bagi pemerintah untuk memperbaiki setiap komponen tantangan guna mewujudkan mobilitas berkelanjutan sebagai manifestasi dalam mitigasi perubahan iklim.
Copyrights © 2024