Kawasan Peunayong di Kota Banda Aceh dikenal sebagai salah satu wilayah dengan keberagaman etnis dan agama yang mayoritas Muslim dan minoritas Kristen, Budha, dan Tionghoa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika toleransi antarumat beragama di kawasan tersebut dengan melihat interaksi sosial serta pengaruh kebijakan lokal terhadap kerukunan. Pada artikel ini, penulis menggunakan metode penelitian berupa pendekatan kualitatif fenomenologi dengan mewawancarai warga setempat mengenai sikap toleransi umat beragama di wilayah ini. Dari hasil penelitian, penulis dapat melihat bahwa keberhasilan toleransi di Peunayong dapat dijadikan teladan bahwa perbedaanagama bukanlah penghalang untuk menciptakan persatuan dengan mengedepankan nilai nilai kemanusian dan kerukunan
Copyrights © 2024