Latar Belakang : Kecelakaan kerja dialami pada perkembangan industri salah satunya yaitu industri informal. Industri informal di Indonesia sangat banyak salah satunya penjahit rumahan, pekerjaan tersebut harus dilakukan secara manual yang memerlukan tenaga fisik yang sangat besar, sehingga aktivitas kerja dalam penjahit rumahan terdapat bahaya yang dapat berisiko pada manusia. Penelitian ini bertujuan untukĀ menganalisis bahaya dan risiko K3 pada aktivitas penjahit rumahan di Kelurahan Warungboto, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik yang digunakan untuk menentukan subyek wawancara pada penelitian ini yaitu 5 orang penjahit rumahan sebagian informan utama dan 5 orang terdekat yaitu keluarga yang tinggal satu rumah dengan penjahit sebagai informan pendukung, penentuan subyek menggunakan teknik purposive sampling. Selain itu pada penelitian ini menggunakan 2 triangulasi yaitu triangulasi sumber dan metode. Hasil : Berdasarkan hasil dari penilaian risiko pada pembuatan pakaian pada penjahit rumahan di Kelurahan Warungboto yaitu terdapat satu high risk, sedangkan terdapat tujuh aktivitas moderate risk, dan terdapat dua aktivitas dengan low risk. Kesimpulan : Bahaya yang di timbulkan dari aktivitas penjahit rumahan yaitu ergonomi, mekanik, psikologi, kimia, dan bahaya fisika, sumber bahaya tersebut dapat menyebabkan pegal pada kaki dan pinggang, nyeri punggung, tangan terluka, pusing pada kepala, gangguan pernapasan, tertusuk jarum, kesemutan.
Copyrights © 2024