Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kepemimpinan kharismatik dan budaya pesantren terhadap peningkatan daya saing pesantren dengan kemampuan entrepreneurship sebagai variabel moderasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan obyek penelitian pada Pesantren Nahdlatul Ulum, Soreang, Kab. Maros, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 70 responden. Analisis data dilakukan dengan metode SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial kepemimpinan kharismatik, dan budaya pesantren berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan daya saing pesantren Nahdlatul Ulum, Soreang, Kab. Maros. Hubungan pengaruh secara tidak langsung, kemampuan entrepreneurship mampu memediasi pengaruh kepemimpinan kharismatik secara positif dan signifikan terhadap daya saing pesantren, dan variabel kemampuan entrepreneurship mampu memediasi pengaruh budaya pesantren secara positif dan signifikan terhadap daya saing pesantren. Secara praktis riset ini berkontribusi dalam meningkatkan daya saing pesantren melalui kepemimpinan kharismatik, budaya pesantren dan kemampuan entrepreneurship yang lebih efektif. Pimpinan yang memiliki kualitas kepribadian yang kuat dan berkarisma mampu menciptakan iklim yang positif di pesantren. Budaya pesantren yang kuat dan terjaga dapat menjadi dasar yang mendukung perkembangan pesantren, dan Kemampuan entrepreneurship berperan penting dalam mengembangkan pondok pesantren secara mandiri dan meningkatkan daya saing pesantren. Kata Kunci: Budaya Pesantren, Daya Saing Pesantren, Kemampuan Entrepreneurship, Kepemimpinan Kharismatik
Copyrights © 2025