Salah satu materi yang penting di Sekolah Dasar (SD) adalah perkalian dan pembagian, keduanya menjadi syarat pada materi-materi berikutnya. Kemampuan pemecahan masalah merupakan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik karena merepresentasikan pemahaman konsep matematika itu sendiri. Fakta dilapangan menunjukan nilai rata-rata penilaian akhir semester di salah satu SD di Kecamatan Watukumpul pada kompetensi dasar yang melibatkan kemampuan dan materi tersebut masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menganalisis kesulitan peserta didik kelas II dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi perkalian dan pembagian berdasarkan prosedur Polya (2) menganalisis faktor penyebab kesulitan peserta didik kelas II dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi perkalian dan pembagian berdasarkan prosedur Polya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Sumber data adalah peserta didik kelas 2 Tahun Pelajaran 2019/2020 sebanyak 15 anak. Teknik pengumpulan data melalui tes dan wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian adalah: (1) kesulitan pada tahap memahami masalah 95,5%, merencanakan solusi sebesar 97,7%, melaksanakan rencana 100%, dan memeriksa kembali 79,5% (2) faktor yang berpengaruh adalah faktor intelektual, pedagogi, sarana dan lingkungan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kesulitan pemecahan masalah matematika dalam penelitian ini sangat tinggi.
Copyrights © 2022