Permasalahan utama yang dihadapi TPST Gawa Berkah di Desa Sokaraja Kulon, Kabupaten Banyumas, adalah tingginya volume sampah yang mencapai 7-8 ton per hari, serta rendahnya nilai jual produk pupuk organik yang dihasilkan. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan program pelatihan pengemasan produk pupuk dan optimalisasi pengolahan sampah melalui teknologi tungku pembakaran Refuse Derived Fuel (RDF). Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi pemaparan teknik pengemasan yang tepat guna meningkatkan daya tarik dan umur simpan produk pupuk, serta pelatihan pemasaran digital. Optimalisasi pengolahan sampah dilakukan dengan memanfaatkan tungku RDF untuk membakar sampah organik dan anorganik, sehingga volume sampah dapat berkurang signifikan dan energi panas dihasilkan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan keterampilan pengelola TPST dalam mengemas dan memasarkan produk, serta peningkatan efisiensi pengelolaan sampah. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan nilai jual produk pupuk, mengurangi dampak lingkungan melalui pembakaran sampah yang lebih bersih, dan memperkuat keberlanjutan operasional TPST. Program ini memberikan dampak positif baik secara ekonomi maupun lingkungan, khususnya bagi pengelola TPST Gawa Berkah.
Copyrights © 2025