Strategi Komunikasi Dalam Membangun Keharmonisan di Tengah Masyarakat Multiregilius Desa Babokerong Kecamatan Nagawutung. Adapun permasalahan seperti prasangka, stereotip negatif, serta ketegangan antarumat beragama bisa saja muncul jika komunikasi antarwarga tidak dikelola dengan baik. Ketegangan dan konflik seperti ini biasanya berakar dari kurangnya pemahaman, komunikasi, dan toleransi antar umat beragama. Untuk mengatasi masalah ini, metode yangdigunakan adalah pendekatan kualitatif melalui survei, observasi, dan wawancara langsung dengan pemerintah setempat, para tokoh masyarakat seperti tokoh adat, tokoh agama, tokoh pendidikan dan juga pihak keamanan khususnya polsek Nagawutung serta masyarakat setempat Desa Babokerong. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunujukan bahwa strategi komunikasi di tengah masyarakat multireligius di Desa Babokerong telah berhasil membangun keharmonisan dan mengurangi konflik antar umat beragama melalui pendekatan yang inklusif, dialogis, dan kolaboratif.
Copyrights © 2025