Penelitian ini merupakan penelitian pustaka. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan wacana, isi, dan filologi. Dalam mengumpulkan bahan dari literatur-literatur, peneliti menggunakan teknik pengumpulan sampel dalam kitab Syair Ibarat dan Khabar Kiamat (bahan hukum premier) kitab-kitab lain (bahan hukum sekunder) yang berkaitan dengan simbol-simbol eskatologi dan pendidikan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi. Pengecekan relevannnya bahan yang diteliti dilakukan dengan memperhatikan kategori dan koding, koding dan reliabilitas, validitas semantik. Hasil temuan dari penelitian ini yaitu: pertama, simbol-simbol eskatologi yang ada dalam kitab Syair Ibarat dan Khabar Kiamat setelah divalidasi berasal dari sumber hukum ajaran agama Islam yang utama al-Quran dan hadits, jika melihat secara keseluruhan simbol-simbol yang dideskripsikan dalam kitab Syair Ibarat dan Khabar Kiamat dapat diklasifikasiakan menjadi tiga bagian, teologi, tasawuf, dan fiqih. Kedua, nilai-nilai eskatologi yang terkadung dalam kitab Syair Ibarat dan Khabar Kiamat antara lain; (1) Nilai Sufistik, berisi tentang maqamat (tobat permohonan ampun kepada Allah, zuhud jangan mencintai dunia berlebihan, sabar tidak berputus asa dari rahmat Allah, ridha yaitu bahagianya hati akan ketetapan yang terjadi, syukur dalam bentuk ucapan dan perbuatan atas nikmat-Nya), dan ahwal (al-muraqabat, al-qurb, al-musyhadat). (2) Nilai Filosfis, dalam kitab Syair Ibarat dan Khabar Kiamat diberikan penekanan agar kita menyiapkan untuk akhirat (kehidupan dunia digambarkan ibarat lautan yang dalam dan bekal untuk kehidupan akhirat kalau dunia digambarkan lautan perjalanan kita ke akhirat digambarkan pelayaran yang jauh karenanya jangan sampai kita lupa dan lalai karenanya). (3) Nilai Pedagogis, mengajar itu harus ikhlas, pentingnya menuntut ilmu, utamakan ilmu agama, belajar agama itu dengan guru, agar terarah.
Copyrights © 2022