Pencemaran udara berupa peningkatan emisi gas karbon dioksida (CO2) dapat menimbulkan turunnya kualitas udara di dalam maupun di luar ruangan yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini dapat menghasilkan prototipe untuk menanggulangi emisi gas COÂ2 di dalam suatu ruangan dengan menggunakan alga Ceratophyllum demersum berbasis sensor MQ-135. Prototipe dilengkapi mikrokontroler Arduino Uno R3 sebagai pengolah data masukkan dari sensor MQ-135 dan DS18B20, percobaan pada penelitian ini menggunakan variasi sumber cahaya LED merah, hijau, biru dan cahaya matahari. Hasil dari penelitian menujukkan, selama 1 jam penyinaran untuk masing-masing sumber cahaya buatan dan cahaya matahari, alga Ceratophyllum demersum dapat menyerap banyak emisi CO2 pada penyinaran sumber cahaya LED berwarna merah dan biru. Sensor MQ-135 memiliki persentase kesalahan rata-rata 1,12 % dalam mendeteksi perubahan konsentrasi CO2 dan sensor DS18B20 memiliki persentase kesalahan rata-rata 1,08 % dalam mendeteksi perubahan suhu air. Persentase yang diperoleh mengindikasikan sensor dapat mendeteksi perubahan fisis.
Copyrights © 2023