Latar Belakang : Pengetahuan gizi memegang peranan penting dalam menentukan derajat kesehatan masyarakat. Kurangnya pengetahuan gizi akan menimbulkan banyak dampak, salah satunya adalah menyebabkan pola makan yang salah. Pola makan juga dapat mempengaruhi keadaan status gizi. Kondisi status gizi yang tidak kondusif terhadap kesehatan dapat menurunkan produktivitas tenaga kerja pada karyawan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi dan pola makan dengan status gizi pada Karyawan Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda pada bulan September 2022. Sampel penelitian ini adalah karyawan dengan jumlah 30 responden menggunakan metode Total Sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner, timbangan berat badan digital dan microtoice. Analisis penelitian ini meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan fishers exact test. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan (1) pengetahuan gizi dengan status gizi yaitu dengan hasil p=0,142 (p lebih besar dari 0,05) (2) pola makan dengan status gizi yaitu dengan hasil p=0,712 (p lebih besar dari 0,05). Tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dan pola makan dengan status gizi. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dan pola makan dengan status gizi.
Copyrights © 2024