Latar belakang: Ibu postpartum yang menyusui sesering mungkin sangat berpengaruh dalam perubahan hormone estrogen, dan berpengaruh juga dalam percepatan penuruan tinggi fundus uteri, dimana semakin cepat bayi bayi menghisap putting maka semakin cepat penurunan tinggi fundus uteri ibu. Penurunan tinggi fundus uteri pada hari pertama berada di atas simfisis pubis sekitar 12 cm , dapat dilakukan teknik pengukuran TFU dengan menggunakan pinta senti dengan cara diukur dari simfisis pubis hingga bagian atas perut (fundus). Penurunan tinggi fundus uteri berlangsung 1 cm setiap harinya. Berdasarkan survey awal yang dilakukan di klinik pratama jaya di tenmukan bahwa dari 20 orang ibu postpartum yang melakukan kunjungan nifas, adanya 20 ibu nifas yang mengalami penurunan TFU yang lambat. Namun setelah dilakukan menyusui mengalami perubahan dimana penurunan TFU menjadi lebih cepat Metode pengabdian: Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah dengan memberikan penyuluhan tentang hubungan menyusui dengan percepatan penurunan tinggi fundus uteri pada ibu post partum Hasil pengabdian: Setelah dilakukan penyuluhan hubungan menyusui dengan percepatan penurunan tinggi fundus uteri pada ibu post partum terdapat 20 orang ibu postpartum yang melakukan kunjungan di klinik pratama jaya. Kesimpulan: Penyuluhan yang telah diberikan dapat memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan bagi masyarakat khususnya para ibu postpartum agar lebih sering dan teratur dalam memberika asi kepada bayi nya
Copyrights © 2024