Perkembangan ekonomi digital telah mengubah dinamika operasional perusahaan multinasional (MNEs) dan menciptakan tantangan baru dalam analisis Transfer pricing. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh beban pajak, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap praktik Transfer pricing, dengan mekanisme bonus sebagai variabel moderasi. Fokus penelitian adalah pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018-2022. Metodologi yang digunakan adalah penelitian eksplanatori dengan analisis kuantitatif melalui regresi logistik dan analisis regresi moderasi menggunakan software SPSS versi 23. Data sekunder yang dikumpulkan mencakup laporan keuangan dan penelitian sebelumnya, dengan populasi 63 perusahaan dan sampel akhir sebanyak 44 perusahaan setelah menerapkan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban pajak dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap Transfer pricing, sementara ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan. Mekanisme bonus terbukti memoderasi pengaruh profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap Transfer pricing, tetapi tidak memperkuat pengaruh beban pajak.
Copyrights © 2025