Era globalisasi berdampak pada pertumbuhan penduduk yang pesat, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Tingginya angka kelahiran memicu pemerintah mengembangkan program Keluarga Berencana (KB). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Health Promotion Model terhadap pengetahuan wanita usia subur tentang kontrasepsi implant. Mengetahui pengaruh Health Promotion Model terhadap pengetahuan wanita usia subur tentang kontrasepsi implant. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan responden setelah intervensi menggunakan media leaflet. Penelitian ini membuktikan bahwa Health Promotion Model efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita usia subur tentang kontrasepsi implant. Metode penelitian kuantitatif pra-eksperimental dengan one group pre-post test. Populasinya yaitu perempuan usia subur yang telah menikah dengan sampel 50 responden dengan teknik quota sampling. Kriteria inklusi wanita usia subur, telah menikah, dan bersedia berpartisipasi sedangkan kriteria ekslusi: wanita dengan kondisi medis yang tidak memungkinkan partisipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Health Promotion Model menggunakan media leaflet efektif meningkatkan pengetahuan wanita usia subur tentang kontrasepsi implant. Hal ini sesuai dengan teori Health Promotion Model yang menekankan pentingnya pengetahuan dan kesadaran dalam mengubah perilaku. hasil pengetahuan baik: 34 (68,0%), pengetahuan cukup: 15 (30,0%), pengetahuan kurang: 1 (2,0%). Hasil uji analisis mengguna dengan Wilcoxon: p value=0,001 (<0,05), menunjukkan perbedaan signifikan. Health Promotion Model menggunakan media leaflet menjadi salah satu alternatif efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita usia subur tentang kontrasepsi implant.
Copyrights © 2025