Latar Belakang: Kondisi ekonomi yang tidak pasti menyebabkan berbagai perusahaan harus mampu mempertahankan kelangsungan hidup, sektor keuangan syariah mampu menunjukkan ketangguhannya menghadapi krisis dan tetap mencatatkan pertumbuhan positif.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh dewan komisaris, kepemilikan institusional, dewan pengawas syariah, profitabilitas dan leverage terhadap pengungkapan Islamic social reporting (ISR).Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan yang telah diterbitkan oleh Bank Umum Syariah yang terdaftar di OJK selama periode 2018-2022. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis model regresi data panel dengan menggunakan alat analisis software STATA versi 17.Hasil Penelitian: Hasil penelitian bahwa ukuran dewan komisaris dan leverage berpengaruh positif terhadap pengungkapan ISR sedangkan kepemilikan institusional, dewan pengawas syariah dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap pengungkapan ISR.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini merupakan pengembangan dari penelitian terdahulu dengan menambahkan variabel independen ukuran dewan pengawas syariah, tahun penelitian yang berbeda dan sektor yang berbeda sehingga berdampak pada perbedaan hasil penelitian.
Copyrights © 2024