Orde Baru menganggap kurikulum sebagai alat yang strategis untuk menciptakan masyarakat yang stabil dan terkontrol. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan kurikulum pendidikan di indonesia masa orde baru. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, diamana seluruh data diambil melalui buku dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pada masa Orde Baru, berbagai kurikulum pendidikan yang diterapkan, mulai dari Kurikulum 1968, 1975, 1984, hingga 1994, mencerminkan tujuan pemerintah untuk menciptakan stabilitas nasional dan membentuk karakter bangsa yang sesuai dengan ideologi Pancasila. Kurikulum 1968 dirancang untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dan rasa nasionalisme, sementara Kurikulum 1975 berorientasi pada pendekatan instruksional yang menekankan pencapaian tujuan pendidikan yang spesifik. Perkembangan ini menunjukkan adanya penyesuaian kurikulum yang bertujuan agar pendidikan dapat berkontribusi langsung terhadap pembangunan nasional, dengan mengutamakan disiplin, keseragaman, dan nilai-nilai kebangsaan. Kurikulum 1984 menandai perubahan menuju pendekatan yang lebih aktif melalui "Cara Belajar Siswa Aktif" (CBSA), yang bertujuan mendorong keterlibatan siswa dalam proses belajar-mengajar.
Copyrights © 2024