Media penyimpanan data saat ini seperti penggunaan harddisk eksternal serta penyimpanan berbasis online seperti Google drive, Dropbox dan lainnya memiliki keterbatasan pada potensi data hilang, kerusakan data, keterbatasan penyimpanan, serta biaya layanan yang mahal. Data akademik merupakan data yang perlu disimpan secara aman dan dapat digunakan secara bersama – sama. Pada penelitian ini bertujuan untuk melakukan implementasi penyimpanan data secara online untuk data akademik yang memiliki kemampuan secara adaptif dapat diatur penyimpanan sesuai dengan kebutuhan kapasitas penggunaan. Metode yang digunakan mengacu terhadap metode Network Development Life Cycle (NDLC). Tahapan penelitian terdiri dari analisis, desain, simulasi, implementasi, monitoring, dan manajemen data. Hasil penelitian menunjukan bahwa media penyimpanan data berbasis komputasi awan menggunakan Nextcloud mampu digunakan secara bersama – sama untuk menyimpan data. Selain itu, hasil eval__uasi menunjukan bahwa performa sistem berjalan baik dengan parameter waktu unggah tercepat pada 0,17 detik dengan jumlah 100 thread yang digunakan.
Copyrights © 2024