Kegawatdaruratan jantung, terutama takikardia ventrikel (VT), menjadi salah satu penyebab utama kematian mendadak di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanganan kegawatdaruratan pada pasien dengan VT dan hipokalemia berat. Metode yang digunakan adalah pendekatan retrospektif dengan menganalisis data klinis, laboratorium, dan pemeriksaan penunjang dari seorang pasien laki-laki berusia 56 tahun yang mengalami kondisi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan algoritma aritmia dan protokol Advanced Cardiac Life Support (ACLS) berhasil meningkatkan prognosis pasien meskipun kondisi awalnya serius. Edukasi kepada pasien dan masyarakat mengenai faktor risiko, pengenalan gejala, dan pentingnya intervensi cepat sangat diperlukan untuk menurunkan risiko henti jantung. Kesimpulannya, penanganan yang tepat dan cepat dalam situasi kegawatdaruratan jantung dapat membantu menyelamatkan nyawa pasien dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit jantung.
Copyrights © 2025