Keputihan (leukorrhea) merupakan keluarnya cairan dari vagina yang dapat bersifat fisiologis (normal) atau patologis (abnormal). Masalah ini sering dialami oleh remaja perempuan, yang pada umumnya memiliki tingkat pemahaman rendah mengenai kesehatan reproduksi dan personal hygiene. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi usia, tingkat pengetahuan personal hygiene, dan kejadian keputihan pada remaja perempuan. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan survei. Sampel terdiri dari 40 siswi SMA 1 Kapoiala yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mencakup pengetahuan, usia, dan kejadian keputihan. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kelompok usia 16–17 tahun (60%). Sebanyak 65% responden memiliki tingkat pengetahuan personal hygiene yang baik, sementara 35% sisanya memiliki pengetahuan yang kurang. Kejadian keputihan dilaporkan pada 42,5% responden, dengan kelompok usia aktif pubertas (16–17 tahun) menjadi yang paling dominan. Keimpulan penelitian bahwa kejadian keputihan pada remaja perempuan masih cukup tinggi, yang sebagian besar disebabkan oleh tingkat pengetahuan personal hygiene yang kurang. Faktor usia, terutama pada masa pubertas, juga menjadi risiko signifikan terhadap keputihan.
Copyrights © 2024