Timbang terima pasien (hand over) adalah salah satu bentuk komunikasi perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien, sehingga perawat harus memiliki motivasi yang baik. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengetahuan perawat terhadap penerapan discharge planning. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian kuantitatif dengan desain analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel yang digunakan sebanyak 34 responden dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner. Analisa data dilakukan dengan analisa univariat (distribusi frekuensi) dan analisa bivariat (uji chi square). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 21 mei sampai dengan 23 juli 2024. Berdasarkan hasil analisa data, terdapat sebagian besar perawat memiliki motivasi yang baik sebanyak 27 responden (79.4%) dan perawat yang memiliki motivasi yang kurang sebanyak 7 responden (79.4%). Kemudian sebagian besar perawat memiliki penerapan hand over dengan metode SBAR dalam kategori yang baik sebanyak 27 responden (79.4%) dan perawat yang memiliki penerapan hand over dengan metode SBAR dalam kategori yang kurang sebanyak 7 responden (79.4%). Hasil uji statistic diperoleh nilai p=0.000 < 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa hubungan secara signifikan yang artinya terdapat pengaruh motivasi perawat dengan penerapan hand over dengan metode SBAR. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat adanya pengaruh motivasi perawat dengan penerapan hand over dengan metode SBAR.di Ruang Interna RSUD Rumbia Kabupaten Jeneponto.
Copyrights © 2024