Media sosial merupakan sumber data yang kaya untuk memahami persepsi publik terhadap berbagai isu, termasuk organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen publik terhadap Gerakan Muhammadiyah di Media Sosial X menggunakan algoritma Naïve Bayes. Sebanyak 617 unggahan dikumpulkan dan diklasifikasikan ke dalam tiga kategori sentimen utama: positif, negatif, dan netral. Tahapan analisis dimulai dengan preprocessing data, seperti penghapusan stop words, stemming, serta penanganan slang dan teks tidak terstruktur. Data teks kemudian direpresentasikan menggunakan metode TF-IDF sebelum diterapkan pada algoritma Naïve Bayes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes mencapai akurasi sebesar 87,5%, dengan kinerja yang sangat baik dalam mengidentifikasi sentimen positif (45%) dan negatif (30%), sementara sentimen netral (25%) sering memiliki pola yang ambigu. Sentimen positif didominasi oleh apresiasi terhadap kontribusi Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan penanganan bencana. Sebaliknya, sentimen negatif sebagian besar terkait dengan kritik terhadap biaya pendidikan, pelayanan kesehatan, dan distribusi bantuan sosial yang dinilai kurang optimal. Sentimen netral mencakup unggahan informatif tanpa opini emosional. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis sentimen menggunakan algoritma Naïve Bayes efektif dalam memahami persepsi publik terhadap Muhammadiyah. Temuan ini memberikan wawasan strategis bagi Muhammadiyah untuk meningkatkan citra positif dan mengelola kritik publik melalui pendekatan yang lebih adaptif di era digital.
Copyrights © 2025