Penelitian ini mengkaji pengaruh desain inlet terhadap karakteristik aliran fluida dalam wind tunnel menggunakan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD). Wind tunnel merupakan instrumen penting dalam pengujian aerodinamika, dan desain inlet memiliki peran signifikan dalam menentukan kestabilan aliran udara di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana variasi diameter dan panjang inlet mempengaruhi distribusi kecepatan dan tekanan aliran udara. Metode yang digunakan adalah simulasi numerik berbasis CFD dengan perangkat lunak SolidWorks 3D dan ANSYS Fluent. Berbagai konfigurasi inlet, termasuk variasi diameter dan panjang, dianalisis untuk mengevaluasi pola aliran fluida dan tingkat turbulensi yang terjadi. Data yang diperoleh mencakup distribusi kecepatan dan tekanan dalam ruang uji wind tunnel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain inlet yang lebih besar cenderung menghasilkan aliran yang lebih stabil dengan distribusi tekanan yang lebih merata, sementara inlet yang lebih pendek meningkatkan ketidakstabilan dan turbulensi dalam wind tunnel. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya pemilihan desain inlet yang optimal guna meningkatkan efisiensi pengujian aerodinamika. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan bagi pengembang sistem aerodinamika dalam mendesain wind tunnel yang lebih akurat dan efisien. Temuan ini juga dapat dijadikan referensi dalam pengembangan lebih lanjut terkait optimasi desain inlet untuk aplikasi teknik dan industri.
Copyrights © 2025