Industri perbankan adalah penentu keberhasilan pembangunan suatu negara, namun mengalami tantangan utama berupa perubahan dan ketidakpastian yang konstan dan kontinu. Kalimantan Barat adalah provinsi yang berbatasan darat secara langsung dengan negara tetangga sehingga memberikan tantangan lebih besar kepada industri perbankan di Kalimantan Barat. Untuk dapat bertahan dalam kondisi perubahan yang cepat, organisasi perbankan di Kalimantan Barat memerlukan agility yang tinggi dengan mengoptimalkan segala sumber daya internal organisasi supaya dapat beradaptasi dan terus berinovasi memberikan nilai tambah lebih kepada pasar perbankan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis faktor internal organisasi apa saja yang menentukan agility organisasi perbankan di Kalimantan Barat. Data dikumpulkan terhadap 68 responden karyawan perbankan di Kalimantan Barat yang diambil secara acak. Model penelitian dianalisis menggunakan Analisa jalur dengan bantuan aplikasi statistik SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengetahuan dan pemberdayaan karyawan sebagai faktor internal organisasi yang mempengaruhi agility orrganisasi perbankan di Kalimantan Barat. Keterbatasan penelitian ini adalah jumlah sampel yang kecil, sehingga peneliti mengusulkan untuk melakukan penelitian dengan model serupa, menggunakan jumlah sampel yang lebih besar, serta mencari faktor internal organisasi lainnya yang juga dapat mempengaruhi agility organisasi.
Copyrights © 2022