Kinerja keuangan mencerminkan hasil yang dicapai oleh manajemen dalam mengelola sumber daya perusahaan untuk mencapai tujuan keuangan dan strategis. Good Corporate Governance (GCG) berperan penting dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan perusahaan, yang pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap kinerja keuangan. Selain itu, manajemen risiko menjadi faktor kunci dalam mengelola ketidakpastian dan potensi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh GCG terhadap kinerja keuangan dengan manajemen risiko sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan objek penelitian perusahaan BUMN di Indonesia. Penelitian dilakukan pada periode 2018–2023. Mengingat sebagian besar referensi dan penelitian terkait Good Corporate Governance (GCG), manajemen risiko, dan kinerja perusahaan di BUMN Indonesia mengacu pada data terbaru yang relevan dengan kondisi industri yang dinamis, khususnya di sektor BUMN yang sedang menjalani berbagai transformasi dalam pengelolaan dan peningkatan kinerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan objek penelitian perusahaan BUMN di Indonesia dengan analisis data dilakukan menggunakan path analysis berbasis regresi data panel dengan alat analisis Eviews versi 9.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja keuangan, namun berpengaruh positif terhadap manajemen risiko. Manajemen risiko berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan dan mampu memediasi hubungan antara GCG dan kinerja keuangan. Temuan ini mendukung Stakeholder Theory, yang menekankan pentingnya keterlibatan pemangku kepentingan dalam tata kelola perusahaan untuk mengelola risiko dan meningkatkan kinerja keuangan. Selain itu, penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap praktik manajerial dalam penerapan GCG dan manajemen risiko di lingkungan perusahaan BUMN di Indonesia
Copyrights © 2025