Partisipasi aktif dalam pemilu merupakan aspek penting dalam demokrasi, namun sering kali pemilih pemula, terutama remaja yang baru pertama kali mengikuti pemilu, masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai pentingnya hak suara mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan di SMA N 80 Jakarta dalam rangka sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula menjelang Pemilihan Umum Serentak 2024. Kegiatan ini melibatkan ceramah, tanya jawab, dan simulasi pencoblosan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai hak dan kewajiban politik mereka. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran politik siswa, meskipun masih diperlukan pemahaman yang lebih mendalam terkait proses pemilu yang berkelanjutan. Pendidikan politik di sekolah terbukti menjadi sarana efektif untuk membentuk warga negara yang aktif dan bertanggung jawab dalam proses demokrasi. Diharapkan, pemilih pemula dapat berpartisipasi lebih optimal dalam pemilu dan mengerti pentingnya peran mereka dalam menentukan masa depan negara.
Copyrights © 2024