Latar Belakang: Penyakit gagal ginjal kronik (GGK) mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang signifikan, mempengaruhi keseimbangan metabolisme, cairan, dan elektrolit, serta menyebabkan penumpukan sisa metabolik dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesejahteraan psikologis pasien GGK yang berstatus kepala keluarga di ruang hemodialisa Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan sampel sebanyak 43 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Data dianalisis secara univariat Hasil: Hasil Analisis Deskriptif untuk Kesejahteraan Psikologis yaitu didapatkan bahwa pasien gagal ginjal kronik yang berstatus sebagai kepala keluarga di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dengan Kesejahteraan Psikologis kategori Sangat Tinggi sebanyak 23 orang atau 53.5%, Kesejahteraan Psikologis kategori Tinggi sebanyak 20 orang atau 46.5%. Kesimpulan: Sebagian besar pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang berstatus sebagai kepala keluarga menunjukkan tingkat kesejahteraan psikologis yang sangat tinggi. Ini menunjukkan kemampuan mereka untuk beradaptasi dan mempertahankan kualitas hidup yang baik.
Copyrights © 2025