Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah adanya pengaruh return on equity, earning per share, dan debt to equity ratio terhadap harga saham khususnya pada perusahaan sektor teknologi pada periode 2021 - 2023. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dan data yang dipergunakan adalah data sekunder. Populasi dan sampel yang digunakan penelitian ini adalah perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021 - 2023. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 22 perusahaan dengan 3 tahun pengamatan maka diperoleh 66 sampel data yang dipergunakan. Metode analisis data yang digunakan adalah uji analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, uji autokorelasi, selain itu menggunakan uji analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis yang terdiri dari uji koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa secara parsial return on equity dan earning per share tidak berpengaruh terhadap harga saham, sedangkan debt to equity ratio berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap harga saham, serta secara simultan return on equity, earning per share, dan debt to equity ratio berpengaruh terhadap harga saham.
Copyrights © 2025