Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan bahan pangan bernutrisi tinggi yang memiliki potensi besar sebagai produk olahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi tingkat kepedasan terhadap selera konsumen melalui uji organoleptik, menggunakan parameter rasa, tekstur, dan kenampakan visual. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, melibatkan 28 panelis tidak terlatih berusia 15–25 tahun. Sampel jamur krispi terdiri dari empat perlakuan: kontrol (tanpa bumbu), bon cabe level 10, 15, dan 30. Data organoleptik dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepedasan memberikan pengaruh signifikan terhadap rasa dan kenampakan visual, tetapi tidak pada tekstur. Panelis paling menyukai jamur krispi dengan bon cabe level 15, dengan skor tertinggi pada rasa pedas yang dianggap sesuai dengan selera konsumen. Sementara itu, tekstur renyah tetap disukai pada semua perlakuan, tanpa perbedaan nyata. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi produk berbasis jamur krispi dengan variasi tingkat kepedasan dapat meningkatkan daya tarik konsumen, khususnya kalangan muda, serta memberikan peluang usaha berbasis pangan kaya nutrisi
Copyrights © 2025