Kerusakan hutan mangrove yang terjadi di berbagai daerah masih membutuhkan penanganan yang serius, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat sekitar. Kegiatan rehabilitasi dapat menjadi pilihan untuk memulihkan ekosistem mangrove. Upaya rehabilitasi mangrove telah dilakukan di Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya pada areal seluas 48 hektar. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan penanaman dan kondisi kesehatan anakan mangrove di Kelurahan Klawalu Kota Sorong. Penelitian ini menggunakan anakan mangrove yang ditanam pada bulan oktober 2023 sebagai bahan penelitian dengan menggunakan metode transek. Jumlah sampel yang digunakan adalah 360 anakan yang dibagi pada 10 jalur penelitian. Analisis data dilakukan dengan rumus survival rate dan persentase kesehatan tanaman. Hasil dari penelitian ini adalah presentase tanaman hidup secara keseluruhan pada lokasi 3 mencapai 79,72% dan termaksud kategori baik. Sementara itu untuk kesehatan tanaman yang paling tertinggi adalah 94,44% dan terendah 70,73 % dengan persentase kesehatan tanaman secara keseluruhan untuk lokasi 3 sebesar 81,18%.
Copyrights © 2024