Tanaman kelor (Moringa oleifera) memiliki kandungan flavonoid untuk antidiabetes. Penggunaan daun kelor biasanya dalam masyarakat dengan cara diseduh atau dikonsumsi dalam sediaan tablet. Akan tetapi, hal tersebut dirasa kurang praktis terutama bagi lansia yang sulit untuk menelan. Oleh karena itu diciptakan inovasi baru untuk meningkatkan efisiensi yaitu dalam bentuk sediaan ODT. Orally Disintegrating Tablet adalah tablet tidak bersalut yang dimaksudkan untuk dimasukkan ke dalam mulut dan kemudian didispersikan dengan cepat sebelum ditelan dan batas disintegrasi yang diberikan untuk tablet ini adalah 3 menit. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi formulasi optimal ODT ekstrak daun kelor dengan menentukan pengaruh penggunaan kombinasi superdisintegrant crospovidone (CP) dan croscarmellose sodium (CS) dengan parameter keseragaman bobot, kekerasan tablet, waktu hancur dan kerapuhan. Formula optimal dibuat dengan metode granulasi basah dan diolah dengan menggunakan program Design Expert 13 dengan menggunakan model simplex lattice design. Formula optimal yang dihasilkan memilki nilai desirability tertinggi 0,823 dengan crospovidone (23 mg) dan croscarmellose sodium (12 mg) yang menghasilkan kekerasan 4,15±0,51 ; kerapuhan 0,51±0,20 ; waktu hancur 155,22±10,89 dan keseragaman bobot 1,82±9,22.
Copyrights © 2025