Persediaan bahan baku merupakan faktor yang penting dalam perusahaan, sehingga persediaan bahan baku harus mencukupi untuk dapat menjamin kebutuhan dalam kelancaran kegiatan produksi. Untuk mengatur persediaan yang optimal, maka perlu suatu sistem pengendalian persediaan. Salah satu cara mengurangi tingkat persediaan adalah dengan menggunakan metode Continuous Review. Metode Continuous Review adalah ketika persediaan mencapai titik pemesanan kembali maka akan dilakukan pemesanan sebesar Q yang akan datang setelah lead time tertentu. Berdasarkan penelitian ini dapat dilihat bahwa dengan data dari journal intelektual yang membahas tentang pengendalian persedian bahan PT. Indo Porcelain pada Januari – Desember 2022 tetapi menggunakan metode Continuous Review biaya persediaan bahan baku yang dikeluarkan lebih kecil daripada biaya yang dikeluarkan sebelumnya. Total biaya persediaan yang dikeluarkan sebelum menggunakan metode yaitu sebesar Rp. 367.907.226,00 dengan frekuensi pemesanan tiap bahan baku 12 kali dalam satu periode. Sedangkan dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 266.225.109,00 dengan frekuensi pemesanan bahan baku 8 kali dalam satu periode. Menggunakan metode Continuous Review mengeluarkan biaya sebesar Rp. 260.004.611,00 dengan ukuran pemesanan 156.573 kg dengan batas pemesanan kembali 3.240 kg. Bedasarkan hasil perhitungan tersebut metode Continuous Review biaya persediaan yang dikeluarkan lebih efisien.
Copyrights © 2025