Pandemi Covid-19 yang terjadi di awal tahun 2020 mengejutkan masyarakat Sumatera Barat yang mana juga berdampak terhadap penghimpunan (fundraising) dana di Dompet Dhuafa Sumatera Barat. Sebelum terjadinya Covid-19 Dompet Dhuafa Sumatera Barat dalam menghimpun dana ziswaf menggunakan strategi dengan membuka counter cabang di seluruh wilayah Sumatera Barat. Namun sejak covid-19 masuk ke Indonesia khususnya Sumatera Barat alternatif yang digunakan dalam menghimpun dana yaitu pelaksanaan ziswaf online seperti via transfer, via kode barcode, dan melalui website resmi yang disediakan oleh Dompet Dhuafa Sumatera Barat. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisa bagaimana efektivitas pelaksanaan ziswaf online pada masa pandemi Covid-19 di Dompet Dhuafa Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan theologis normative approach dan Sociological approach. Sumber data primer dan sekunder dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan penelusuran data online. Hasil penelitian disimpulkan bahwa pelaksanaan ziswaf online dari sisi fundraising dana pada masa pandemi Covid-19 di Dompet Dhuafa Sumatera Barat dinyatakan belum efektif karena target fundraising yang ditetapkan oleh Dompet Dhuafa Sumatera Barat pada tahun 2020 sekitar 4,5 M dan tahun 2021 4,9 M. Sementara total fundraising dana di tahun 2020 Rp. 4.311.313. 368 Miliyar dan pada tahun 2021 sebesar Rp 4.406. 689. 849 Miliyar. Dompet Dhuafa Sumatera Barat dapat dikatakan efektif dari sisi fundraising dana jika mengalami growth dengan kenaikan minimal 25% dari tahun sebelumnya.
Copyrights © 2024