Paduan aluminium 7175 dan seri 7xxx lainnya dikenal memiliki ketahanan korosi sumuran yang rendah. Untuk meningkatkan ketahanan korosi sambil mempertahankan kekuatan, penelitian ini menerapkan metode retrogression dan reaging (RAA), yang merupakan perlakuan panas baru untuk paduan aluminium yang mengalami penguatan presipitasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh proses RAA terhadap ketahanan korosi sebelum anodisasi asam kromat (CAA) pada dua tegangan, yaitu 20 V dan 40 V. Pengujian yang dilakukan meliputi analisis struktur mikro, komposisi kimia, pengujian kekerasan, ketebalan lapisan, dan ketahanan korosi menggunakan metode salt spray testing. Hasil metalografi menunjukkan pembentukan dua fase, yaitu fase MgZn2 yang terdistribusi di dalam butir. Pengujian salt spray selama 500 jam menunjukkan bahwa material yang melalui proses CAA 20 V dan RAA tidak mengalami korosi sumuran, sementara material dengan CAA 40 V menunjukkan 20 pit akibat anodisasi yang kurang baik. Penelitian ini mengindikasikan bahwa presipitat MgZn2 yang terbentuk melalui proses RAA berkontribusi pada peningkatan ketahanan korosi material paduan aluminium 7175.
Copyrights © 2024