Di masa sekarang, media sosial digunakan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam konteks agama. Salah satunya adalah mediatisasi dakwah dan digitalisasi agama, yang sebelumnya dilakukan secara konvensional. Instagram memudahkan para pendakwah untuk menyampaikan ajaran Islam atau pandangan terkait isu terkini secara luas. Penelitian ini menggunakan teori paradigma naratif Walter Fisher untuk menganalisis fenomena dakwah di media sosial, khususnya konten video animasi dakwah di Instagram @muhammadnuzuldzikri yang menjadi fokus penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan sejauh mana video animasi dakwah memenuhi standar koherensi dan ketepatan naratif, serta memengaruhi audiens dalam memahami pesan dakwah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian analisis teks naratif dan wawancara. Penelitian ini menunjukkan bahwa video animasi dakwah Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri memiliki koherensi dan fidelity yang tinggi. Narasi yang terstruktur, relevan, dan didukung oleh visualisasi animasi dan penggunaan analogi, serta gaya penyampaian yang menarik merupakan faktor utama keberhasilan video dalam mempersuasi audiens.
Copyrights © 2025