Jagung merupakan salah satu tanaman pangan penting yang memiliki berbagai kebermanfaatan bagi manusia dan hewan ternak. Bonggol jagung dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kompos yang berkualitas. Kurangnya pengetahuan para petani Kecamatan Tigabinaga dalam pengaplikasian bonggol sebagai bahan kompos menyebabkan adanya penumpukan limbah jagung dan mengakibatkan terjadinya polusi udara karena adanya pembakaran limbah bonggol jagung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kelayakan bisnis pengolahan limbah bonggol jagung menjadi pupuk kompos yang dianalisis berdasarkan aspek pasar, aspek teknis dan teknologi, aspek manajemen dan aspek keuangan. Data yang diperoleh merupakan data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa bisnis pengolahan limbah bonggol jangung menjadi pupuk kompos akan mendapat keuntungan dalam periode tiga tahun dengan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp. 1.010.875.399, Internal Rate Return (IRR) sebesar 48.95% dan waktu pengembalian modal lebih kecil dari umur ekonomis bisnis yaitu selama 1 tahun 9 bulan. Maka dapat dikatakan bahwa bisnis ini layak untuk dilakukan usaha.
Copyrights © 2025