Sistem pendinginan menggunakan chiller bertujuan untuk mengatasi overheating pada mesin dan menjaga suhu ruangan atau proses tetap terkendali. Efisiensi sistem pendingin sangat penting dalam industri untuk mengoptimalkan konsumsi energi dan mengurangi biaya operasional. Chiller dengan refrigeran R134a banyak digunakan karena memiliki performa yang baik dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa dan efisiensi chiller berkapasitas 500 TR dengan menghitung Coefficient of Performance (COP) dan Energy Efficiency Ratio (EER). Metode yang digunakan adalah simulasi menggunakan perangkat lunak CoolPack versi 1.46 untuk menentukan COP aktual dan EER berdasarkan data operasional sistem. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan rumus COP dan EER. Hasil penelitian menunjukkan bahwa chiller memiliki COP aktual sebesar 5.87, yang memenuhi standar SNI 6390:2020 dengan nilai minimum 5.77 untuk Water Cooled Chiller Centrifugal ≥ 528 kW (150 TR). COP Carnot diperoleh sebesar 10,19, yang menunjukkan efisiensi relatif sistem sebesar 57,64%. Selain itu, nilai EER yang diperoleh adalah 18,43 Btu/h, menunjukkan efisiensi energi yang tinggi. Hasil analisis juga menunjukkan nilai MTBF sebesar 51 hari dan MTTR sebesar 10 hari, yang mengindikasikan sistem memiliki tingkat keandalan yang baik. Dari hasil ini, bahwa sistem pendinginan masih bekerja secara optimal.
Copyrights © 2025